Cara Merawat Baterai Laptop Tanam Agar Awet dan Tahan Lama

Posted on

Cara merawat baterai laptop tanam agar lebih awet perlu Anda pahami. Laptop dahulu diciptakan produsen dengan memasangkan baterai yang dapat dilepas. Namun seiring dengan perkembangan zaman, para produsen tidak lagi menggunakannya. Saat ini laptop mulai beralih menggunakan baterai tanam yang tidak dapat dilepas. Baterai tanam tersebut juga biasa disebut dengan non-removable.

Penggunaan teknologi baterai non-removable ini sudah lebih dulu pada smartphone. Keunggulannya yang dianggap menjadi lebih tahan lama daripada baterai non tanam. Namun, sebenarnya awet tidaknya baterai tergantung cara pengguna laptop tersebut.

Cara Merawat Baterai Laptop Tanam Agar Awet dan Tahan Lama
Ilustrasi cara merawat baterai laptop tanam. Foto: Ist/Net

Inilah Beberapa Cara Merawat Baterai Laptop Tanam Agar Awet

Untuk dapat merawat baterai laptop non-removable, juga tidak berbeda dengan baterai laptop biasanya. Berikut ini beberapa cara merawat baterai laptop non-removable untuk Anda ketahui.

Jaga Kondisi Suhu Laptop

Suhu laptop yang tinggi seringkali menjadi ancaman bagi pemilik baterai laptop tanam. Sehingga membutuhkan perhatian ekstra untuk menanganinya. Pastikan untuk selalu menjaga suhu ruangan dalam kondisi yang tepat. Apabila tidak menggunakan AC, maka dapat memilih menggunakan kipas sebagai gantinya.

Pastikan juga tidak meletakkan laptop di atas kasur atau bantal pada saat menggunakannya. Bahkan Anda juga dapat menggunakan pendingin laptop atau cooling pad serta vacuum cooler. Untuk dapat membantu menjaga suhu laptop agar menjadi stabil.

Jangan Habiskan Baterai Hingga 0%

Cara merawat baterai laptop tanam lainnya yaitu jangan menghabiskan baterai hingga 0%. Kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan, apabila menggunakan laptop hingga baterainya habis. Setelah itu Anda baru akan mengisinya kembali. Padahal, laptop dan baterai memiliki batas usia penggunaan. Batas tersebut menjadi lebih panjang atau pendek tergantung dari penggunanya.

Pastikan Baterai Laptop Selalu Terisi

Apabila Anda tidak menggunakan laptop dalam waktu yang cukup lama. Seperti halnya sedang liburan atau urusan yang lainnya. Pastikan bahwa baterai laptop tanam Anda tetap terisi sekitar 50% hingga 70%. Jangan sampai Anda menggunakan laptop itu kembali, namun  baterainya menjadi bermasalah.

Perhatikan Waktu Melakukan Charge

Tentunya tidak ada larangan untuk mencolokkan laptop ke listrik rumah seharian. Terutama saat sedang menggunakannya. Saat ini laptop juga sudah dibuat untuk mampu menjaga aliran daya ke baterai secara otomatis. Hal itu agar tidak kelebihan dalam pengisian daya atau over charge.

Satu hal yang perlu diperhatikan yaitu efek panas berlebih. Pastinya yang diperoleh saat melakukan charge seharian ke laptop. Sebaiknya Anda mencoba untuk mengatur suhu ruangan. Selain itu, juga menggunakan cooling pad atau vacuum cooler. Untuk dapat membantu mengatur suhu pada laptop tersebut.

Berbagai cara merawat baterai laptop tanam penting untuk Anda pahami. Tentunya dapat membantu menjaga kondisi baterai tetap awet dan tahan lama.  Dengan pemakaian yang baik, maka usia penggunaan baterainya juga semakin awet.